PUISI
Mencoba mengukir sendiri harapan manis namun berbuah pahit, kecewa yang
mendalam terpampang di benak Seorang Fakir Asmara. Cinta dan perasaan
yang tidak tersampaikan (Not dare to express love) , semua orang tahu
akan menyakitkan bila mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, namun
lebih menyakitkan lagi mencintai seseorang dan kamu sendiri tidak pernah
memiliki keberanian untuk menyatakan perasaan itu. Kecewa yang diukir
membuatnya merasa sangat terisolir didunianya sendiri. Mencoba mengurai
kembali cerita dimasa lampau dimana Si Fakir Asmara telah jatuh hati
kepada gadis itu, cerita pun berlanjut hingga saat ini tidak lebih dari 2
tahun dia menyimpan rasa untuk sosok yang menjadi idamanya itu dengan
sabar menantikan waktu yang tepat dimana dia dapat berExpressi untuk
menyatakan cinta kepada gadis pujaan hatinya, namun dengan gemuruh dan
keraguan yang amat dalam membayang bayangi langkah untuk memetik harapan
kecilnya hingga saat ini membuat mulutnya bungkam tak lagi bisa
berkata, mengurai cerita untuk dunianya yang amat panah , hanya bisa
mengukir mimpi dengan harapan kosong yang tak berpemilik.
Cinta itu membuatnya terhempas jauh dari lingkaran mimpi dan butiran
harapan, mencoba menoleh dan melihat disekeliling begitu banyak bunga
yang menggoda hati tapi langkah yang tertati menjadi kaku dan mulutpun
ikut bungkam.
(Kilas Kata Hati di dalam surat yang Usang.)
By: Vicky Uchiha
For: Dyach
Assalamualaikum Wr. Wb.
Berawal dari kata yg terindah Aku mencoba mengenang dan berjuang untuk
berdiri, bangkit bersama gelora asmara yg menjebak dikebisuan dalam
waktu. Di sini, lara berbisik sunyi, membungkus dalam bungkamnya kata
rindu. Hati ini berbisik penuh harap: "Wahai kasih yg menyobek jiwa,
hadir mu adalah penyejuk. Ke mana mata harus melihat?" Diam masih
menemaniku, untuk waktu yg tak menentu. Cinta telah membutakan semua yg
terindah. Sekali lagi, aku merindu pd kehadiran diri mu namun tak pernah
meraih jawab dari hati mu yang dalam. Sungguh tak tahan rasanya
menyimpan rasa ini terus menerus. Memendam perasan ternyata lebih sakit
dari apapun. Aku tidak bisa menahan semua ini. Karena itu, dalam surat
ini aku ingin bilang, AKU MENYUKAIMU. Ini sebuah kejujuran, bukan rayuan
gombal seperti kata Judika, jebolan Indonesian Idol itu. Semoga goresan
singkat ini dapat mewakili perasaanku kekamu Wasalam.....
Kilas Kata Hati Dalam Surat Yang Usang
20.26 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar