Ketika sepi bercampur resah bintang terhadap bulan aku berteriak
memanggil mu di kejauhan langit menatap kosong penuh pilu menggigil
dalam rintik - rintik hujan
rasanya baru saja kemarin ku terasa hangat menyentuh pucuk - pucuk
kerinduan dan asmara tersenyum bahagia dalam genggaman cintamu Aku lelah
menatapi kerinduan ini Ingin rasanya menutup semua pilu ingin rasanya
melewatkan lelap menanti dalam rajutan harap
namun semuanya hanya mimpi yang ku simpan dalam penantian ku
betapa tak mampu ku ucap rindu ini tak dapat dilukiskan kata - kata tak
dapat diukir dalam seribu pahatan sekalipun tak dapat dilantunkan oleh
alunan musik indah sekalipun
Malam
21.02 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar